Para ulama berharap NU tetap mampu menjalankan fungsi sebagai himayatul ummah atau pelindung umat sekaligus harokah al-jam'iyyah, dengan menjaga kesinambungan organisasi, tradisi, dan cita-cita Nahdlatul Ulama.
Pembenahan internal yang sudah dilakukan Gus Yahya dalam lima tahun terakhir diarahkan untuk membangun sistem kerja yang memiliki standar dan dapat diterapkan secara seragam di berbagai jenjang kepengurusan.
Maka pantas jika hati bertanya:
Sejak kapan para kiai yang seharusnya menjadi tempat meminta arahan, justru harus menerima arahan dari orang-orang yang memiliki kepentingan?
"Saya mengikuti kabinetnya Pak Said. Saya juga lama berinteraksi dengan beliau. Setahu saya, dalam dua periode (Ketua Umum PBNU), Pak Said itu relatif aman. Nggak ada masalah, " terang Tokoh Senior NU KH. Adnan Anwar saat berbicara pada Serial Muktamar Ke-35 NU bertajuk “Mencari Sosok Ideal Rais Aam PBNU di Kafe Trisnoku, Jakarta, Senin (24/8/2026).
"Maka saya berpikir bahwa kita harus berusaha menjadi active player di dalam percaturan internasional. Kita harus menawarkan inisiatif dan menawarkan gagasan-gagasan terkait berbagai macam isu yang dipertarungkan. Itu juga membutuhkan positioning di dalam konstelasi internasional," kata Gus Yahya menguraikan gagasannya.
Sesuai jadwal dalam surat itu, Muktamar NU akan dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto pada Kamis malam, 27 Agustus 2026 di Lapangan Untung Suropati. Dalam surat tersebut, PBNU juga menyampaikan sejumlah ketentuan teknis pelaksanaan Muktamar kepada PWNU, PCNU, dan PCINU.
Posko tersebut disiapkan sebagai tempat singgah sekaligus pusat layanan bagi para muktamirin yang datang ke Jombang mengikuti Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Ketua Tanfidziyah PCNU Balikpapan KH Muslih Umar mengapresiasi kegigihan Wildan ngontel ke Tambakberas. "Saya merekomendasikan untuk dikawal oleh teman Banser dari Graha PCNU Balikpapan ke Pelabuhan Semayang," ujarnya dikutip dari NU Online Jombang Senin (24/8/2026).
Hari ini, kata Gus Yahya, di mana warga sudah sangat sadar akan apa yang pantas mereka terima dan tidak, pemberdayaan ekonomi melalui Sa’adatuna, adalah ikhtiar peta jalan NU 2050 untuk mendongkrak tuas transformasi peradaban Nahdlatul Ulama menuju masa depan mulia.
Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu, H Muhammad Faizin, mengatakan kegiatan itu digelar agar seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan mendapatkan keberkahan dari Allah swt.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengungkapkan bahwa simulasi ini menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada para Muktamirin. Ia menegaskan, keramahan panitia bukan berarti akan mengabaikan sisi ketepatan verifikasi.
Panitia berharap penggunaan becak listrik dan golf car dapat membuat mobilitas muktamirin di dalam kompleks pesantren lebih praktis sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan bermotor.
Gus Yahya menegaskan bahwa persatuan dan rasa kasih sayang merupakan syarat mutlak bagi siapa saja yang mengaku dan ingin menjadi bagian dari jam'iyyah Nahdlatul Ulama.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), mengatakan, bahwa pesantren merupakan jantung Nahdlatul Ulama (NU) karena organisasi ini lahir dari tradisi dan kehidupan pesantren.