Wali Kota Zohran Mamdani dari New York City, yang secara terbuka merangkul identitas Muslimnya, telah menjadi sasaran nasional; identitasnya dipelintir menjadi simbol ancaman yang dituduhkan terhadap agama Kristen.
berbicara tentang masa depan. Tentang bagaimana dunia harus dikelola setelah 9/11. Menurut Gus Yahya, pasca-serangan WTC, tatanan dunia membutuhkan pengelolaan yang semakin tangguh. Bukan sekadar memperkuat senjata. Bukan hanya memperketat keamanan.
PCINU ASK menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas situasi korupsi yang telah merugikan seluruh rakyat Indonesia, termasuk warga negara Indonesia di perantauan.
Pertemuan pada Rabu (5/8/2026) hari ini—serta peringatan dari Yordania—dilakukan menyusul pola peningkatan aksi penerobosan yang didukung pemerintah oleh kelompok ekstremis agama Yahudi ke area di sekitar Masjid Al-Aqsa dan Kubah Batu (Dome of the Rock). Tindakan ini melanggar perjanjian status quo yang diawasi oleh kerajaan Hasyimiyah Yordania.
Donald Trump jadi sorotan pada final Piala Dunia 2026. Ia dicemooh penonton saat mengikuti upacara penyerahan trofi di Stadion MetLife usai laga Spanyol melawan Argentina. (Foto: Reuters)
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia melakukan kerjasama dengan The Fat and Oil Union of Russia dan Association of Enterprises of Fat and Oil Industry of the Eurasian Economic Union (EAEU).
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bersama Menlu Sugiono dan Ketua MPR serta ulama lain menjadi delegasi RI untuk menghadiri pemakaman Ali Khamenei di Mashhad, Iran, Jumat pagi.
Para pelayat bersama-sama membawa peti jenazah Ali Khamenei dalam seremoni di Karbala, kota suci Syiah di Irak. Jenazah Ali Khamenei sekarang sampai di Mashhad, kota kelahirannya.
Duta Besar RI di Teheran, Rolliansyah Soemirat, menghadiri upacara penghormatan mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Instagran KBRI di Teheran)
Suasana sidang tesis tentang gagasan dan pemikiran Gus Dur dalam sidang tesis di Aula Sidang Institut Studi Afro-Asia Universitas Kanal Suez Sabtu, 27 Juni 2026.