KANAL

Muktamar NU

Muktamar NU

Muktamar NUdan kanal turunannya.

Berita terbaru dariMuktamar NU

Berita Terbaru dari Muktamar NU

dan kanal turunannya.Muktamar NU

Musyawarah AHWA Muktamar Ke-35 NU Batal Digelar di Area Makam Mbah Wahab

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) menyampaikan bahwa perubahan lokasi dilakukan agar pelaksanaan musyawarah dapat berjalan lebih kondusif. Gus Rozaq menilai di Ndalem Kesepuhan ini juga akan mendukung terciptanya suasana musyawarah yang lebih teduh.

Kader Banser Sumsel Gowes ke Jombang Demi Hadiri Muktamar ke-35 NU

Maskhun Arif Hidayat berharap agar Muktamar ke-35 NU berlangsung dalam suasana damai.   Ia menilai, Muktamar sebagai forum yang mempersatukan seluruh nahdliyin untuk semakin mengeratkan tali silaturahim dan juga ikhtiar mengembangkan jam'iyyah ke arah yang lebih baik.

Halaqah Pra-Muktamar, Gus Yahya Tegaskan Pentingnya Menjaga Jati Diri Ke-NU-an

Beragam aktivitas dakwah dan berbagai platform mengklaim membawa nilai-nilai NU, bahkan muncul penyelenggaraan kegiatan di ruang-ruang yang selama ini tidak identik dengan tradisi pesantren.

3 PCINU dan PCNU Sragen Minta PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Organisasi

Ketua PCNU Sragen Sriyanto, membuktikan kemandirian finansial lewat kekuatan yang kecil. Model Sragen bertumpu pada satu fondasi, yaitu basis data warga NU yang mencakup nama dan alamat.

PCNU Jombang Instruksikan Nahdliyin Bermunajat dan Siapkan Masjid Ramah Muktamirin

PCNU Jombang meminta seluruh unsur Nahdlatul Ulama di wilayahnya ikut menyemarakkan dan mendukung kesuksesan Muktamar ke-35 NU. Salah satu bentuk dukungan yang diminta adalah memasang umbul-umbul, baliho, spanduk, serta media publikasi lainnya dengan tulisan “Selamat dan Sukses Muktamar ke-35 NU”.

Gus Yahya Disambut Dukungan “Lanjutkan Dua Periode” di Bondowoso

Gus Yahya Optimistis Muktamar ke-35 NU di Tambakberas lancar, aman, nyaman, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi NU. Kunjungan Gus Yahya ke Bondowoso menjadi bagian dari konsolidasi menjelang muktamar.

Harap Berkah Kiai, 100 Relawan Siap Layani Pijat Gratis untuk Muktamirin

Anggota Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Jombang, Muhammad Romli, mengatakan, bahwa layanan ini disiapkan untuk menjaga kondisi fisik para tamu dan ulama yang menempuh perjalanan jauh serta mengikuti rangkaian agenda Muktamar yang menyita energi.

Gus Yahya Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Pengurus NU se-NTT, Satukan Langkah Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang

Gus Yahya mengatakan pertemuan bersama pengurus NU dari 22 kabupaten/kota se-NTT ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, serta memastikan kesiapan seluruh struktur organisasi dalam menyukseskan agenda Muktamar NU di Jombang.

Panitia Sediakan 25 Ribu Kopi Gratis untuk Muktamirin Sumbangan Alumni yang Sukses Jadi Pengusaha Kopi

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) menjelaskan bahwa pasokan puluhan ribu porsi kopi tersebut murni berasal dari kontribusi alumni Bahrul Ulum yang sukses menjadi pengusaha kopi di Jember, Jawa Timur.

MA IPNU Undang Bakal Calon Ketum PBNU Adakan Diskusi Panel

Ketua Presidium Pusat MA IPNU, Prof H M Asrorun Ni’am Sholeh, mengatakan bahwa seluruh nama yang muncul di publik sebagai bakal calon pimpinan PBNU menunjukkan komitmen untuk berdiskusi bersama alumni IPNU.

Kiai Ma’ruf Amin Sebut Pemimpin PBNU Harus Kantongi Empat Kriteria

Sosok calon pemimpin tertinggi di NU mendatang harus memiliki empat kriteria yang menjadi syarat utama. Meski demikian, semua itu tetap bergantung keputusan di Muktamar nanti.

Delapan Langkah Transformasi Tata Kelola NU di Era Gus Yahya

Jika tahapan transformasi organisasi yang dirumuskan John Kotter dipakai sebagai tolok ukur, apa yang dilakukan PBNU di era Gus Yahya, sejauh ini paling kuat pada tahap menciptakan urgensi perubahan dan membangun koalisi penggerak organisasi.

Puji Program DIGDAYA, Ketua PWNU NTT Nilai Gus Yahya Berhasil Pimpin PBNU

Gus Yahya sudah banyak hasil yang beliau lakukan, di antaranya penertiban administrasi, hadirnya Digdaya, lahirnya berbagai aturan organisasi yang membuat progres NU semakin maju.

Ketua Umum PBNU Abad Kedua: Paham Geopolitik Digital, Kepala Bersujud, Hati Berdzikir

NU Abad Kedua membutuhkan pemimpin yang mampu membaca geopolitik dunia tanpa kehilangan kedalaman spiritual. Sebab ancaman terbesar hari ini bukan hanya perang senjata, melainkan perang algoritma, disinformasi, dan krisis makna.

Abad Kedua NU, Gerakan Masyarakat yang Digdaya, Bukan Sekadar Berdaya

NU di abad kedua harus menjadi sebuah gerakan masyarakat yang digdaya, bukan sekadar berdaya. Karenanya, NU harus memberikan kontribusi nyata, baik di level nasional maupun global. Karena untuk melakukan itu dibutuhkan konsolidasi kekuatan yang serius.