TANGERANG SELATAN (SuaraNahdliyin.id) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Workshop Penyusunan Road Map NU Tangsel 2026–2046 dan Renstra PCNU Tangsel 2026–2031. Kegiatan ini dipusatkan di Graha Aswaja PCNU Tangsel, Ciputat, Tangsel, Ahad (2/8/2026).
Agenda ini menghadirkan Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama (PBNU) H Rumadi Ahmad. Ketua Tim Penyusunan Road Map NU Digdaya 2050 atau Peta Jalan NU 2050 itu memberikan pengayaan dan masukan terhadap penyusunan dokumen strategis tersebut agar selaras dengan arah pembangunan Nahdlatul Ulama secara nasional.
Ketua PCNU Tangsel, KH Abdullah Mas’ud, mengatakan bahwa dokumen tersebut akan menjadi pedoman bersama bagi seluruh perangkat organisasi. Mulai PCNU, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), ranting, lembaga, hingga badan otonom NU Tangsel.
“Sehingga setiap program dapat berjalan secara terintegrasi, terukur, dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujarnya.
Ia menegaskan, road map dan renstra ini nanti akan menjadi kompas pembangunan organisasi. Melalui dokumen ini, pihaknya ingin memastikan seluruh gerakan PCNU Tangsel memiliki arah yang sama.
“Khususnya dalam memperkuat konsolidasi organisasi, mendorong transformasi digital, meningkatkan kualitas kader, serta menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi jam’iyyah, jamaah, dan masyarakat,” terangnya.
Sebelumnya, Rais PCNU Tangsel KH Himam Muzzahir, menyampaikan bahwa penyusunan dokumen perencanaan strategis sebagai pijakan dalam menggerakkan jam’iyyah merupakan suatu keniscayaan.
“Ini supaya (organisasi) terarah, berkesinambungan, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran syuriyah dan tanfidziyah PCNU Tangsel. Selain itu, turut hadir perwakilan pengurus lembaga dan pimpinan badan otonom NU di Tangsel. (nhr)

