Jelang Muktamar NU, Menara Masjid Jamik Tambakberas Dilakukan Peremajaan

Gus Rozaq menjelaskan, selain peremajaan menara, berbagai lokasi yang akan digunakan untuk Muktamar ke-35 NU juga terus dilakukan perbaikan.

JOMBANG (SuaraNahdliyin.id) – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, menara Masjid Jamik Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang dilakukan peremajaan dengan pengecatan ulang di berbagai sisi. Menara tersebut didominasi warna putih yang dipadukan dengan warna emas di bagian atas.

“Peremajaan ini hanya bersifat estetika tanpa mengubah bentuk asli menara,” ujar Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, Jumat (31/7/2026)

Gus Rozaq, sapaan karibnya, menjelaskan bahwa bentuk melingkar pada menara masjid memiliki filosofi tentang semangat persatuan, kebersamaan, dan keutuhan yang tak terputus di antara Nahdliyin.

“Bentuknya yang melingkar menggambarkan persatuan, bahwa dalam kondisi apa pun kita harus tetap bahu-membahu menghadapi berbagai tantangan,” ucapnya.

“Sementara bentuk arsitektur menara yang menjulang tinggi melambangkan daya juang pantang menyerah rakyat Indonesia ketika melawan cengkeraman penjajahan,” imbuh Gus Rozaq.

Ketua Umum Yayasan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini menjelaskan, selain peremajaan menara, berbagai lokasi yang akan digunakan untuk Muktamar ke-35 NU juga terus dilakukan perbaikan.

“Targetnya, akhir Juli 2026 seluruh proses pengerjaan direncanakan akan rampung,” tegas Gus Rozaq.

Di samping itu, beberapa titik pengerjaan fisik saat ini termasuk pengurukan lahan untuk area bazar dan parkir kendaraan. Selain itu, fasilitas lain berupa kamar mandi juga terus dimaksimalkan.

“Seluruh pengerjaan ini tak lain adalah untuk menyambut para peserta Muktamar ke-35 NU,” pungkasnya.

Diketahui, Muktamar ke-35 NU sebagai forum tertinggi organisasi akan dilaksanakan pada 27-31 Agustus 2026 mendatang di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Agenda ini mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa”. (nhr)