Jombang, SuaraNahdliyin.ID – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang dari keluarga Pondok Pesantren Tambakberas Jombang, Jawa Timur. Pasalnya salah satu sesepuhnya, Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid binti KH Abdul Wahab Chasbullah wafat pada Ahad malam, (4/10/2026) di Kalibata, Jakarta sekira pukul 22.30 WIB dalam usia 82 tahun.
Sosok yang pernah duduk di Senayan tiga periode, 1987–1992, 1997–1999, dan 2004–2009, dimakamkan di komplek Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Jawa Timur pada Senin (5/10/2026).
Putri Pendiri NU
Nyai Machfudhoh yang merupakan putri dari pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah bersama Nyai Sa’diyah ini dilahirkan di Jombang, Jawa Timur pada 12 Maret 1944. Ia sendiri merupakan putri pertama dan memiliki empat orang adik, yaitu Nyai Hisbiyah Rohim, Nyai Munjidah Wahab, KH Muhammad Hasib Wahab, dan KH M Roqib Wahab.
Pada tahun 1962, Nyai Machfudhoh melepas masa lajangnya setelah menikah dengan KH Aly Ubaid (putra KH Abdullah Ubaid). Namun setelah menikah Kiai Aly Ubaid kembali ke Makkah dan pada Agustus 1963 diadakan resepsi pernikahan. Setelah pernikahannya, ia pindah ke Tebet, Jakarta. Sejak tahun 1994 atau pada awal-awal Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid menjadi pengasuh di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras, tepatnya Pondok Pesantren Putri Al-Lathifiyyah 1 Tambakberas Jombang, Jawa Timur yang merupakan pesantren yang dirintis oleh neneknya, Nyai Lathifah.
Menjadi Mustasyar PBNU
Nyai Machfudhoh tercatat menjadi salah satu Mustasyar PBNU perempuan pada masa khidmah 2021-2026 pada era Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam KH Miftachul Akhyar. Selain dirinya, masih ada Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dan Nyai Hj Nafisah Sahal Mahfudz terpilih menjadi mustasyar dari kalangan Bu Nyai. Sebelumnya pada kepengurusan PBNU masa khidmah 2015-2021, Nyai Machfudhoh mengemban amanah sebagai A’wan (Dewan Pakar) PBNU.
Selamat jalan Nyai Machfudhoh. Alfatihah.

