Gelar Rakorwil, PW IPNU Jatim Perkuat Kader Kuasai Sektor Strategis

Bagikan:

Kota Batu (SuaraNahdliyin.id) – Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), dan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Sabtu-Ahad (9-10/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan strategi kaderisasi untuk memperkuat peran kader IPNU untuk menguasai berbagai sektor strategis.

Ketua PW IPNU Jawa Timur, Rafly Rifqi Reza, mengatakan selama satu tahun kepengurusan saat ini, PW IPNU Jatim telah berhasil menyelenggarakan 14 Latihan Kader Utama (Lakut) di berbagai cabang se-Jawa Timur.

“Ini merupakan peningkatan yang sangat pesat. Ke depan masih akan ada banyak cabang yang melaksanakan Lakut,” ujarnya.

Rafly menegaskan bahwa capaian tersebut bukan untuk membandingkan dengan kepengurusan sebelumnya, melainkan sebagai langkah awal dalam menyiapkan kader-kader unggul yang mampu menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing.

“Bukan berarti kepengurusan sebelumnya kurang baik, tetapi ini adalah ikhtiar untuk mencetak kader yang siap menjadi pemimpin di berbagai sektor,” katanya.

Menurutnya, tantangan kaderisasi saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan jumlah kader, tetapi juga pada distribusi kader ke berbagai sektor strategis. Selama ini, banyak kader yang terkonsentrasi di bidang pendidikan, birokrasi pemerintahan, dan politik.

“Ke depan, kader IPNU harus bisa hadir secara merata di semua sektor, mulai dari ekonomi, teknologi, industri, kewirausahaan, hingga bidang sosial dan lingkungan,” tambahnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, PW IPNU Jawa Timur mengusung konsep Build Future Ecosystem, yakni strategi membangun ekosistem kaderisasi yang berkelanjutan, kolaboratif, dan progresif.

“Build Future Ecosystem merupakan konsep untuk menciptakan ekosistem kader yang saling terhubung dan mampu mengambil peran di seluruh sektor strategis,” jelasnya.

Dirinya berharap melalui Rakorwil dan Rapimwil ini, dapat memperkuat arah gerakan organisasi sekaligus menyiapkan distribusi kader yang lebih merata agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan Nahdlatul Ulama.

“Kaderisasi akan kita terus lakukan sembari menyiapkan wadah untuk kader IPNU. Nantinya, Makesta di seluruh Ranting dan Komisariat juga tuntas,” tutupnya. ris

spot_img

Related articles

PBNU Gelar Pleno 21 Mei 2026 Putuskan Munas-Konbes & Muktamar ke-35, Gus Yahya: Jangan Ada Kepentingan Politik!

JAKARTA (SuaraNahdliyin.id) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengatakan jadwal...

PBNU Akan Gelar Pleno pada 21 Mei 2026, Putuskan Pelaksanaan Munas-Konbes

https://youtu.be/fEUN9VSlq4U?si=6aFR1P7MDPZKdqZ0 PBNU akan menggelar Rapat Pleno pada tanggal 21 Mei 2026 untuk memutuskan waktu penyelenggaran Munas Alim Ulama dan...

PW Ansor Kepri dan Kapolda Komitmen Pererat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

KEPRI (SuaraNahdliyin.id) - Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kepulauan Riau melakukan silaturahmi dengan Kapolda Kepri, Asep...

Nobar Film ‘Pesta Babi’ di Sejumlah Daerah Dibubarkan, Ada Apa?

SURABAYA (SuaraNahdliyin.id) - Acara nonton bareng dan diskusi film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita dibubarkan paksa...