KANAL

Warta

Warta

Wartadan kanal turunannya.

Berita terbaru dariWarta

Berita Terbaru dari Warta

dan kanal turunannya.Warta

Gus Yahya Tepis Isu Intervensi Istana di Muktamar ke-35 NU: Jangan Terprovokasi

Gus Yahya menanggapi manuver sejumlah pihak yang mencoba memengaruhi kondisi psikologis para peserta muktamar. Narasi yang membawa-bawa instruksi dari Istana dianggap tidak memiliki dasar yang kuat.

Haul Masyayikh Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin Rembang, Gus Baha Ingatkan Memuliakan Orang Alim dengan Mengkaji Karyanya

Gus Baha mengaku bahwa selain dalam forum publik, ia juga membaca dan mempelajari kitab karya ulama secara mandiri atau bersama santri. Mulai dari kitab-kitab yang berbahasa arab pegon hingga arab murni.

Film Palestine 36: Awal Mula Zionis Merebut Tanah Para Pejuang

Selain mengisahkan awal mula konflik Palestina, film 'Palestine 36' juga merawat ingatan tentang perjuangan sebuah bangsa yang terus bertahan di tengah penjajahan zionis Israel. Berikut tulisan Wella Sherlita yang dimuat di Alif.id.

Gus Yahya Tegaskan Proklamasi Kemerdekaan RI Peristiwa Peradaban

Gus Yahya menjelaskan bahwa visi mulia yang diusung oleh Proklamasi Kemerdekaan menegaskan prinsip dasar bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa. Sehingga, menurutnya, segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

Gus Yahya Ajak Masyarakat Berdoa untuk Korban Gempa NTT

Pendataan korban maupun kerusakan pascagempa M7,7 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus dilakukan petugas gabungan. Lebih dari 50 warga meninggal dunia dan ribuan rumah mengalami kerusakan.

Muktamar Petani Nahdliyin, Gus Yahya Tekankan Petani Soko Guru Katahanan Pangan

Dalam Muktamar Petani NU ini disebutkan, bahwa jumlah petani Indonesia saat ini mencapai sekitar 29,34 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen disebut merupakan warga NU yang hidup dan menggantungkan perekonomiannya dari sektor pertanian. Karena itu, penguatan sektor pertanian dinilai penting bagi kemandirian ekonomi warga Nahdliyin sekaligus ketahanan pangan nasional.

Tim NU Peduli Langsung Buka Posko di Sikka dan Nagekeo untuk Bantu Korban Gempa NTT

Ketua NU Peduli NTT, Ajhar Jowe mengatakan sejumlah wilayah masih terisolasi akibat gempa, bahkan terdapat kawasan yang mengalami longsor.

Gempa NTT 47 Orang Meninggal, Uni Eropa Siap Bantu Lacak Korban

BNPB dan pihak lain mengirim bantuan pangan dan non-pangan ke wilayah bencana. Masyarakat diimbau membantu korban gempa NTT.

Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo: Pemerintah Telah Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan

Presiden menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak semata-mata ditujukan untuk satu masa jabatan, melainkan untuk meletakkan fondasi bagi masa depan Indonesia.

Ketua Umum PBNU Gus Yahya Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026, Ketua MPR Soroti MBG dan KDMP

Ketua MPR menilai MBG memiliki tujuan besar, tapi dia juga menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam pelaksanaan program MBG agar manfaatnya tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

Gus Yahya Lepas Jenazah Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kenang Abah Hasan Ulama Panutan Umat

Gus Yahya menyampaikan bahwa wafatnya KH Hasanuddin Kriyani menjadi kehilangan besar bagi umat. Menurutnya, almarhum merupakan sosok kiai yang selama hidupnya menjadi panutan dan memiliki jasa bagi agama, bangsa, dan negara.

Innalillahi, Sesepuh Buntet Pesantren KH Hasanuddin Kriyani Wafat

Anggota Dewan Sepuh Pondok Buntet Pesantren, KH Amiruddin, menegaskan bahwa penetapan sesepuh baru dilandasi ikhtiar batin dan permohonan petunjuk kepada Allah Swt., bukan semata-mata hasil pembahasan

Sarasehan Kemerdekaan, Gerakan Nurani Bangsa Soroti Kondisi Bangsa yang Memprihatinkan

Ibu Sinta Nuriyah Wahid mengatakan kondisi bangsa yang memprihatinkan ditandai dengan maraknya tindakan kekerasan yang dilakukan aparat keamanan secara berlebihan, serta berbagai tindakan amoral yang kian meluas hingga menimbulkan korban jiwa

Gus Yahya Tawarkan Diplomasi Berbasis Nilai Islam untuk Redam Konflik Global

Gus Yahya kemudian. mengambil inspirasi dari perjalanan sejarah Nabi Muhammad SAW saat menyepakati Perjanjian Hudaibiyah. Ia menjelaskan bagaimana Rasulullah SAW menunjukkan fleksibilitas luar biasa demi tercapainya konsensus damai, bahkan ketika utusan Quraish Makkah menuntut penghapusan redaksi bernuansa keagamaan dalam naskah perjanjian hingga penundaan ibadah umrah.

Prihatin Korupsi Besar Marak di RI, PCINU Amerika Serikat–Kanada Dorong Percepatan Pengesahan RUU Perampasan Aset

PCINU ASK menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas situasi korupsi yang telah merugikan seluruh rakyat Indonesia, termasuk warga negara Indonesia di perantauan.