Banyak Saksi Cabut BAP, Netizen: Kok Gus Yaqut Masih Pakai Rompi Oren?

"Banyak BAP yang dicabut tapi kenapa sampai hari ini kok masih pake baju oranye gitu? Itu yang masih saya heran sampai sekarang," ujarnya, Kamis (8/10/2026).

Jakarta, SuaraNahdliyin.ID – Bola panas terkait kasus kuota haji yang menyeret eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Setelah berkali-kali pelaksanaan sidang, sejumlah saksi bahkan sudah melakukan pencabutan keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) serta menyatakan tidak pernah memberikan fee percepatan haji kepada Gus Yaqut.

Dengan adanya saksi yang melakukan pencabutan BAP itu, banyak sekali masyarakat yang bertanya-tanya dan heran atas kondisi yang tengah dihadapi oleh Gus Yaqut tersebut. Salah satunya adalah seorang pendukung asal Pekalongan, Jawa Tengah, Fauzan. Ia mengaku heran sebab sejumlah keterangan saksi dalam persidangan justru tidak lagi sesuai dengan BAP yang sebelumnya menjadi bagian dari proses penyidikan.

“Banyak BAP yang dicabut tapi kenapa sampai hari ini kok masih pake baju oranye gitu? Itu yang masih saya heran sampai sekarang,” ujarnya, Kamis (8/10/2026).

Baginya, kehadirannya ke PN Jakarta Pusat ini bukan hanya untuk menyaksikan proses persidangan saja, namun juga untuk memberikan dukungan moral terhadap Gus Yaqut. Dikatakan, dirinya bersama lima orang temannya berangkat dari Pekalongan pada malam hari agar bisa tiba di Jakarta untuk mengikuti proses persidangan pada keesokan harinya.

“Saya berangkat berenam jam 10 malam, datang sampai PN pagi,” ungkapnya.

Menurut pria berambut gondrong ini, dirinya selama ini selalu mengikuti perkembangan persidangan melalui berbagai video yang beredar di media sosial. Bahkan dirinya juga sangat yakin bahwa Gus Yaqut tidak bersalah atau hanya menjadi korban saja.

“Ya karena yakin aja sih. Pada saat kita lihat-lihat apa, live-nya maupun kita lihat-lihat apa, rekaman video-video yang beredar di medsos itu kan, faktanya kan banyak juga saksi-saksi yang sudah mencabut BAP-nya. Nah, terus ya kita yakin jugalah dari awal memang 100% Gus Yaqut enggak bersalah. Hanya semacam kayak korban aja gitu lho,” kata dia.

Atas dasar rasa yakin itu yang membuat dirinya beserta teman-temannya memilih untuk hadir secara langsung mengikuti proses persidangan di PN Jakarta Pusat itu. Bahkan, ia mengaku siap untuk memberikan dukungannya hingga Gus Yaqut benar-benar mendapatkan keadilan atas proses hukum yang tengah dihadapinya.

KPK Hadirkan Enam Saksi

Sementara itu, dalam kelanjutan sidang yang berlangsung pada Kamis (8/10/2026) ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan enam orang saksi. Keenam saksi tersebut adalah Direktur Utama PT Abdi Umar Perkasa Internasional Kurniawan Candra Permata, Direktur PT Al Amin Ahsan Travel Ali Mochammad Amin, Wakil Direktur PT Ashafwah Wisata Mandiri Rian Dermawan, Direktur Utama PT Balda Citra Mandiri Boyke Purbaya Abidin, Direktur Utama PT Buana Sentosa Fajar Astuti , serta Komisaris PT Wanda Fatimah Az-Zahra Mochammad Rifki Azadi.

Nantinya, keenam saksi tersebut akan memberikan keterangan dalam perkara yang menjerat Gus Yaqut bersama tiga terdakwa lainnya. Mereka adalah mantan Staf Khusus Menteri Agama Isfah Abidal Aziz alias Gus Alex, Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham, serta Komisaris PT Raudah Eksakti Utama sekaligus Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (nnn)