JOMBANG (SuaraNahdliyin.id) – Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, tinggal lima hari lagi atau pada 27 Agustus 2026. Untuk memastikan semua proses berjalan lancar, panitia melakukan simulasi penjemputan para peserta dari titik registrasi menuju penginapan menggunakan becak listrik dan golf car, Sabtu (22/8/2026).
Simulasi tersebut dipusatkan di Kompleks MTs dan MA Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, yang menjadi titik utama penerimaan seluruh muktamirin dari berbagai pelosok tanah air maupun mancanegara.
“Dari simulasi hari ini ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki, karena memang hari ini baru awal. Akan terus kita perbaiki dan Insya Allah akan lebih matang lagi,” ucap Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, usai simulasi.
Uji coba ini menjadi bagian dari simulasi mobilitas muktamirin, setelah mereka menyelesaikan proses registrasi dan mendapatkan ID Card resmi.
Dalam kesempatan ini, Gus Rozak menjajal langsung penggunaan becak listrik yang akan digunakan untuk mobilitas internal peserta muktamar. Selain becak listrik, panitia juga menyiapkan golf car untuk mendukung mobilitas peserta selama berada di kawasan pesantren.
Gus Rozaq mengatakan, penggunaan kendaraan tersebut menjadi bagian dari upaya panitia memberikan pelayanan yang nyaman kepada para muktamirin.
Becak listrik nantinya digunakan untuk mendukung pergerakan peserta dari titik registrasi menuju penginapan serta venue utama. Alurnya, muktamirin yang tiba di Jombang akan diarahkan menuju Gerbang Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Setelah menjalani skrining di ruang holding, dan menyelesaikan verifikasi dokumen serta pencetakan ID Card, peserta kemudian diantar menuju penginapan.
Panitia berharap penggunaan becak listrik dan golf car dapat membuat mobilitas muktamirin di dalam kompleks pesantren lebih praktis sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan bermotor.
Uji coba tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi panitia untuk memastikan kendaraan dapat beroperasi sesuai jalur yang telah ditentukan dan mampu memberikan pelayanan maksimal saat ribuan muktamirin mulai berdatangan.
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026. Diperkirakan belasan ribu orang terdiri dari peserta, peninjau, dan tamu undangan dari berbagai daerah, akan menyemarakkan gelaran ini. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan membuka Muktamar pada 27 Agustus 2026.
(jok/mnu)

