Panitia Sediakan 25 Ribu Kopi Gratis untuk Muktamirin Sumbangan Alumni yang Sukses Jadi Pengusaha Kopi

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) menjelaskan bahwa pasokan puluhan ribu porsi kopi tersebut murni berasal dari kontribusi alumni Bahrul Ulum yang sukses menjadi pengusaha kopi di Jember, Jawa Timur.

JOMBANG (SuaraNahdliyin.id) – Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang terus mematangkan berbagai persiapan demi menyambut kedatangan ribuan muktamirin dari berbagai penjuru Nusantara. Sebagai bentuk pelayanan ramah khas pesantren, panitia menyiapkan sajian kopi gratis selama hajatan besar ini berlangsung.

Layanan ini disiapkan di area Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, yang menjadi salah satu titik pusat gelaran muktamar. Tidak tanggung-tanggung, panitia menyiapkan setidaknya 25 ribu cangkir kopi untuk menyegarkan para peserta dan tamu. Fasilitas ini terwujud berkat dukungan jajaran alumni yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU).

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), mengonfirmasi kabar gembira ini. Beliau menjelaskan bahwa pasokan puluhan ribu porsi kopi tersebut murni berasal dari kontribusi alumni Bahrul Ulum yang sukses menjadi pengusaha kopi di Jember, Jawa Timur.

Angka ini bahkan diprediksi masih bisa bertambah seiring mengalirnya dukungan dari alumni lain. “Data yang saya terima saat ini sekitar 25 ribu cangkir kopi. Kemungkinan masih bisa bertambah karena ini baru berasal dari salah satu alumni,” ucap Gus Rozaq dikutip Sabtu (8/8/2026).

Menurut Gus Rozaq, seluruh sajian kopi hangat ini dibagikan secara cuma-cuma kepada siapa saja yang hadir dan menyemarakkan Muktamar NU ke-35. Agar distribusinya merata dan gampang dijangkau, panitia membagi titik pelayanan ke dalam lima lokasi strategis di sekitar area pesantren.

Pos pelayanan disebar di pusat aktivitas utama muktamirin, seperti area gerbang utama pondok pesantren, lokasi sidang-sidang komisi, hingga arena krusial Bahtsul Masail. Pos juga disiagakan di kawasan jalur lintas padat yang ramai dilalui peserta

Biar makin mantap, panitia nggak cuma mengandalkan pos tetap milik IKABU, tapi juga menyiapkan skema distribusi keliling (mobile). Jadi, para peserta bisa mengambil secangkir kopi dengan lebih fleksibel tanpa perlu repot mengantre atau jalan jauh.

Program kopi gratis ini menjadi bukti nyata komitmen dan partisipasi aktif alumni Bahrul Ulum dalam mendukung kelancaran serta kenyamanan para tamu kiai dan nahdliyin.

“Gelas kopinya juga akan dilabeli IKABU Tambakberas Jombang, dan kopinya gratis,” pungkas Gus Rozaq menegaskan kesiapan panitia menyambut para muktamirin. (jok)