JOMBANG (SuaraNahdliyin.id) – Berbagai upaya terus dilakukan panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) untuk mensukseskan jalannya Muktamar NU di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada 27-31 Agustus 2026 mendatang. Salah satunya dengan mematangkan seluruh fasilitas pendukung bagi para tamu maupun muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.
Tak tanggung-tanggung, panitia telah mempersiapkan 3.000 unit kasur lengkap beserta bantal dan seprai. Pengadaan fasilitas ini bersumber dari kolaborasi logistik PBNU dan pemerintah daerah. Sebanyak 2.000 unit kasur disiapkan langsung oleh PBNU, sedangkan 1.000 unit sisanya disokong oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Tidak hanya itu, setiap kamar akan dipasang mesin pendingin ruangan atau AC (Air Conditioner). “Kita akan menyediakan 3.000 kasur. Sedangkan AC yang dipasang sebanyak 300 unit. Dipasang di setiap kamar,” ungkap Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua OC Muktamar ke-35 NU, H Saifullah Yusuf, bersama Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), saat meninjau langsung lokasi penginapan di Gedung Tower 7 MAN 3 Jombang, Senin (3/8/2026).
Gus Ipul sapaan akrabnya mengatakan, gedung multifungsi ini disiapkan secara khusus menjadi salah satu area penginapan utama bagi para muktamirin. Pihaknya juga mengapresiasi atas kesiapan panitia lokal di Jombang.

Gus Ipul yang didampingi Gus Kikin dan Ketua Panitia Lokal Muktamar KH Abdurrozaq Sholeh, bersama Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, KH M Hasib Wahab, menilai panitia berhasil menghadirkan konsep akomodasi yang profesional dengan standar pelayanan layaknya penginapan hotel.
Kesan pelayanan tersebut langsung terlihat sejak area pintu masuk gedung penginapan. Panitia telah menyiagakan meja front office atau resepsionis khusus untuk melayani proses check-in dan penyambutan para peserta.
Begitu memasuki ruangan kamar di Tower 7, rombongan PBNU memeriksa kelayakan fasilitas tempat tidur yang disediakan. Di dalam ruangan, deretan kasur lengkap dengan seprai bersih dan bantal telah tertata dengan rapi. “Kita harus membuat muktamirin nyaman. Makanya kita sediakan kasur ini,” ujar Gus Ipul.
Selain tempat tidur yang layak, panitia juga memperhatikan kenyamanan suhu ruangan di dalam area penginapan. Setiap kamar dipasangi unit pendingin udara (air conditioner) agar para muktamirin dapat beristirahat dengan sejuk.
Gus Ipul menjelaskan bahwa sistem pelayanan penginapan juga akan dikawal oleh personel khusus di tiap area. Petugas ini siap siaga membantu kebutuhan para kiai dan peserta, mulai dari layanan kebersihan hingga pemenuhan kebutuhan harian.
“Setiap kamar nanti ada petugas khusus yang melayani. Menyediakan kebutuhan hingga bersih-bersih,” terang pria yang juga menjabat sebagai Menteri Sosial RI tersebut.
Pemeriksaan fasilitas akomodasi ini merupakan bagian dari persiapan akhir perhelatan Muktamar ke-35 NU. Menurut jadwal resmi, muktamar akan berpusat di PPBU Tambakberas, Jombang, pada 27-31 Agustus 2026.
Gus Ipul menilai progres persiapan panitia lokal di Tambakberas sudah menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. “Kita sudah mulai melihat bagaimana PPBU Tambakberas untuk menerima peserta muktamar yang jumlahnya lebih tiga ribu orang. Saya bersyukur, semua dilakukan dengan baik,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) turut mengapresiasi kerja keras panitia lokal. Pengasuh Pesantren Tebuireng ini memastikan PWNU Jatim siap turun tangan menutupi kekurangan logistik yang mungkin masih dibutuhkan menjelang hari H. mol/rai

