JOMBANG (SuaraNahdliyin.id) – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jawa Timur pada 27-31 Agustus 2026 mendatang dipastikan menjadi penggerak ekonomi nasional dan lokal. Secara nasional, mobilitas warga Nahdliyin dari seluruh penjuru tanah air akan mewarnai perekonomian, termasuk di sektor transportasi dan perdagangan barang sebab banyak warga di daerah lain membuat produk berlabel dan logo Muktamar ke-35 NU. Selain itu, tentu saja, perekonomian di daerah Jombang dan sekitarnya juga semakin menggeliat, khususnya di sektor UMKM setempat.
Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU mengumumkan bahwa kawasan Expo dan Bazar UMKM di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, akan resmi beroperasi mulai 20 Agustus 2026 mendatang. Artinya, waktu beroperasi ini dibuka sepekan lebih awal sebelum pembukaan resmi Muktamar dan akan berlangsung selama 11 hari penuh.
Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, panitia secara tegas mengimbau para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mewaspadai maraknya penipuan dan akun palsu di media sosial yang mengatasnamakan panitia resmi.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), mengingatkan warga agar tidak terbujuk penawaran stan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kami minta warga waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan panitia. Mohon berhati-hati terhadap penipuan Bazar dan Expo Muktamar Ke-35 NU. Saat ini di media sosial banyak beredar akun palsu yang tidak bertanggung jawab. Semua informasi resmi hanya dari satu pintu,” kata Gus Rozaq, Minggu (2/8/2026).
Terkait tarif setiap stan, Gus Rozaq menegaskan bahwa dirinya bersama panitia yang lain akan mengumumkan secara resmi besaran anggaran sewa stan dan fasilitas pendukung yang disediakan panitia.
Guna menjaga transparansi dan menghindari praktik percaloan, setiap pendaftar resmi dipastikan akan menerima kuitansi pembayaran asli dari panitia. Detail lokasi sekretariat pendaftaran beserta nama penanggung jawab akan segera diumumkan ke publik setelah proses administrasi selesai. Panitia menyiapkan aneka stan di lahan kawasan lokasi Muktamar. Selain pusat bazar dan pasar malam, sebagian area juga dialokasikan untuk kantong parkir pengunjung. Kehadiran expo ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi utama selama Muktamar, yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi warga setempat melalui transaksi dari ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah hingga negara lain.
Panitia pun memberi karpet merah bagi pelaku UMKM lokal, khususnya dari Jombang dan sekitarnya.
“Tujuan kami, para Muktamirin dan pelaku usaha cukup datang dengan nyaman tanpa perlu repot mengurus logistik tambahan. Kita ingin expo ini memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat,” ungkap Gus Rozaq.
Untuk menyemarakkan suasana, kawasan expo juga akan dihiasi dengan serangkaian hiburan bernuansa religi dan seni budaya, termasuk panggung grup shalawat ternama dan pertunjukan seni Islami sepanjang digelarnya kegiatan. (jok)

