JOMBANG (SuaraNahdliyin.id) – Sistem kegiatan belajar mengajar (KBM) lembaga pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, bakal disesuaikan selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada Agustus 2026 mendatang. Sesuai rencana, KBM tetap berlangsung namun melalui system daring.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU yang juga Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, KH Abdurrozaq Sholeh mengatakan, aktivitas pendidikan para santri akan mengalami penyesuaian. Untuk santri yang tidak dilibatkan sebagai relawan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan muktamar, tetap akan mengikuti KBM melalui system daring.
“Kebijakan tersebut diterapkan agar kegiatan akademik tetap berjalan tanpa mengganggu kesiapan pesantren sebagai tuan rumah muktamar,” terang Gus Rozaq sapaan akrabnya, Jumat (31/7/2026).
Ia menjelaskan, pembelajaran daring akan diterapkan selama 11 hari, mulai dari 20-31 Agustus 2026 mendatang. Langkah ini dilakukan untuk memberi ruang bagi proses penataan kawasan pesantren yang akan menjadi pusat kegiatan Muktamar NU ke-35.
Meski demikian, tidak seluruh santri dipulangkan ke rumah masing-masing. Sebagian santri tetap berada di lingkungan pesantren karena mendapat penugasan sebagai relawan panitia. Mereka akan membantu berbagai kebutuhan operasional muktamar, mulai dari pelayanan peserta, pengaturan lokasi kegiatan, hingga mendukung kelancaran aktivitas kepanitiaan.
“Sementara yang tidak mendapatkan tugas khusus, sebagian dipulangkan ke rumah masing-masing dan mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah,” tuturnya.
Keterlibatan santri merupakan bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan Muktamar NU ke-35. Selain memperoleh pengalaman berorganisasi dan melayani tamu, para santri tetap dapat menjalankan kewajibannya sebagai peserta didik karena aktivitas pembelajaran tidak dihentikan.
Ia menegaskan, panitia telah menyiapkan seluruh mekanisme pembelajaran daring agar kegiatan pendidikan tetap berjalan sesuai kalender akademik pesantren. “Kehadiran para santri diharapkan mampu mendukung pelayanan kepada ribuan muktamirin dan tamu undangan yang akan memadati kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum selama pelaksanaan Muktamar NU ke-35,” pungkasnya. rai/mal

