Warta / Nasional
PWNU-PCNU Sepakat Program DIGDAYA Prestasi Membanggakan PBNU Era Gus Yahya
SURABAYA (SuaraNahdliyin.id) - PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia bangga dengan adanya program digitalisasi DIGDAYA yang menjadi unggulan PBNU di bawah kepemimpinan Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Pasalnya, program ini sangat membantu mereka mel
SURABAYA (SuaraNahdliyin.id) - PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia bangga dengan adanya program digitalisasi DIGDAYA yang menjadi unggulan PBNU di bawah kepemimpinan Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Pasalnya, program ini sangat membantu mereka melakukan kegiatan organisasi secara cepat efektif dan efisien serta profesional.
"Surat bertandatangan 4 orang, dulu bisa sampai sebulan kalau ada yang umroh. Sekarang paling lama hitungan jam," kata Hidayat Muslim, S.Si, Wakil Sekretaris PCNU Kota Mojokerto.
Program ini menghemat anggaran sebab memangkas banyak biaya, seperti biaya ATK, transportasi, dan lainnya.
"Semenjak hadirnya Digdaya, anggaran Rutin ATK berkurang 50%, kemudian BBM dan uang saku transport pengedar undangan di PCNU sudah dialokasikan ke penganggaran yang lain karena tidak terpakai," kata Ahmad Suhaib, Wakil Sekretaris PCNU Jombang.
Program DIGDAYA merupakan terobosan dan prestasi bagi PBNU di era Gus Yahya, yang membuat bangga warga NU. "Digdaya NU adalah prestasi yang membanggakan, jangan sampai berhenti, kita tingkatkan tidak hanya Digdaya persuratan, siskader, dan Kepengurusan," kata Ali Mustofa, Sekretaris PCNU Penajam Paser Utara.
PWNU Bengkulu mengapresiasi program DIGDAYA karena semakin tertata dalam melayani umat.
"Sebagai Administrator dan Wakil Sekretaris PWNU Bengkulu, kami merasakan manfaat besar ekosistem Digdaya NU dalam mendukung kerja-kerja organisasi. Mulai dari Digdaya Persuratan, Digdaya Kepengurusan, AI NU untuk rujukan AD/ART dan Perkum, hingga absensi barcode, semuanya membantu PWNU Bengkulu menjadi lebih tertib, efisien, dan akuntabel, serta memperkuat khidmah pengurus dalam melayani jamaah," kata Dodi Isran, M. Pd. Mat, Wakil Sekretaris PWNU Bengkulu.
PCI NU Jepang memuji DIGDAYA membuat manajemen organisasi semakin profesional.
"Digdaya NU merupakan support system yang tepat guna bagi pengurus NU dalam mewujudkan kemaslahatan umat melalui manajemen organisasi yang profesional dan akuntabel," kata Ir. Wakhid Rosadi Afiyanto, Admin Digdaya PCI NU Jepang.
"Digdaya Persuratan NU adalah bukti bahwa NU mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Tradisi tetap terjaga, administrasi semakin modern, dan pelayanan organisasi menjadi lebih optimal," kata Haris Abdul Kholiq Sekretaris PCNU Sragen. (ara)