Suara Nahdliyin

Warta

Jelang Muktamar ke-35 NU, PCNU Sampang Jaring Aspirasi Terkait Calon Ketum dan AHWA

Ketua PCNU Sampang, KH Itqan Bushiri, menjelaskan, selain ajang doa bersama, forum ini untuk menyerap aspirasi pengurus MWCNU terkait usulan calon anggota AHWA dan calon Ketum PBNU.

17 Juli 2026 07.26
Jelang Muktamar ke-35 NU, PCNU Sampang Jaring Aspirasi Terkait Calon Ketum dan AHWA
PCNU Kab. Sampang gelar Munajat dan Riyadhah menyongsong Muktamar ke-35 NU Rabu 15 Juli 2026. (Foto:Ketik.com)

SAMPANG (SuaraNahdliyin.id) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang, Madura, menggelar acara silaturahmi dan istighotsah menjelang Muktamar ke-35 NU. Acara bertajuk Munajat dan Riyadhah Menyongsong Muktamar ke-35 NU tersebut berlangsung di Aula Kantor PCNU Sampang, Jalan Diponegoro Nomor 51, Banyuanyar, pada Rabu, 15 Juli 2026, yang bertepatan dengan 30 Muharam 1448 Hijriyah.

Hadir dalam acara itu jajaran pengurus PCNU, Ketua Tanfidziyah, Rais Syuriyah, perwakilan lembaga PCNU Sampang, serta pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Sampang.

Ketua PCNU Sampang, KH Itqan Bushiri, menjelaskan, selain sebagai ajang doa bersama, forum ini dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi pengurus MWCNU terkait usulan calon anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dan calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi PBNU menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

"Intinya adalah silaturahmi, munajat, dan riyadah dalam rangka menjalankan instruksi PBNU. Di sisi lain, kami juga menyerap aspirasi terkait calon AHWA dan calon ketua umum," katanya.

Ia mengatakan seluruh usulan yang masuk dari tingkat MWCNU akan ditabulasi terlebih dahulu. Setelah itu, berkas aspirasi diserahkan kepada para masyayikh PCNU Sampang untuk menjadi bahan pertimbangan.

"Nanti usulan dari MWC NU kami tabulasi, kemudian hasilnya kami sampaikan kepada para masyayikh PCNU untuk dipertimbangkan sambil melihat perkembangan menjelang muktamar," ujarnya dikutip dari ketik.com.

KH Itqon Bushiri menegaskan bahwa mekanisme penjaringan aspirasi di tingkat cabang ini penting agar keputusan resmi organisasi tetap mengakomodasi pandangan para pengurus di tingkat bawah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran pengurus MWCNU se-Kabupaten Sampang. Berbagai masukan yang dihimpun dinilai menjadi bekal krusial bagi PCNU dalam menjalankan amanat organisasi.

"Kami hanya menjalankan amanat organisasi. Karena itu, masukan dari MWCNU se-Kabupaten Sampang sangat kami butuhkan," kata Itqan.

Ia berharap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa.

"Semoga Muktamar ke-35 NU menghasilkan keputusan yang membawa keberkahan serta kemaslahatan bagi organisasi, umat, bangsa, dan negara," katanya. (jok)