Suara Nahdliyin

Jam'iyyah

Bangun Sinergi dan Kemandirian, MWCNU Candi Gelar Musyawarah Kerja Masa Khidmat 2026–2031

Ketua MWCNU Candi, Moh. Arwani Muslih, menjelaskan, potensi warga NU perlu dipetakan, dikembangkan, disinergikan agar melahirkan program implementatif, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat.

26 Juli 2026 20.20
Bangun Sinergi dan Kemandirian, MWCNU Candi Gelar Musyawarah Kerja Masa Khidmat 2026–2031
MWCNU Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, menggelar Musyawarah Kerja (Musyker) Masa Khidmat 2026–2031 pada 25–26 Juli 2026.

MOJOKERTO (SuaraNahdliyin.id) – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, menggelar Musyawarah Kerja (Musyker) Masa Khidmat 2026–2031 pada 25–26 Juli 2026 M atau bertepatan dengan 9–10 Safar 1448 H di Newstart Hotel Trawas, Kabupaten Mojokerto. Mengusung tema "Menggerakkan Potensi, Meneguhkan Komitmen Khidmat", kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan serta program kerja lima tahun ke depan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan jam'iyyah dan jamaah.

Musyawarah Kerja diikuti oleh seluruh Pengurus Harian MWCNU Candi, para Ketua dan Sekretaris lembaga di lingkungan MWCNU Candi, serta Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama se-Kecamatan Candi.

Hadir pula mewakili Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo, Wakil Katib PCNU Sidoarjo, Drs. KH. Khoirus Sholeh, bersama Wakil Ketua PCNU Sidoarjo, KH. Zainal Hayat.

Acara pembukaan diawali dengan iftitah yang disampaikan oleh Rais Syuriyah MWCNU Candi, Drs. KH. Imam Sulthoni. Dalam tausiahnya, beliau menegaskan bahwa amanah kepengurusan di lingkungan Nahdlatul Ulama merupakan bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, semangat kebersamaan, serta tanggung jawab dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat.

Ketua MWCNU Candi, Dr. H. Moh. Arwani Muslih, M.Ag., M.H.I., menjelaskan bahwa tema Musyker dipilih sebagai cerminan kebutuhan organisasi saat ini. Menurutnya, berbagai potensi yang dimiliki warga Nahdlatul Ulama perlu dipetakan, dikembangkan, dan disinergikan agar mampu melahirkan program-program yang implementatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, KH. Zainal Hayat memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Kerja MWCNU Candi. Ia berharap forum ini tidak hanya menghasilkan dokumen program kerja, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh pengurus dalam melaksanakan setiap keputusan secara konsisten. Dengan demikian, MWCNU Candi diharapkan semakin berkembang sebagai organisasi yang profesional, mandiri, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada warga Nahdliyin.

Program Strategis

Selama dua hari pelaksanaan, peserta Musyker berhasil merumuskan berbagai program strategis yang akan menjadi prioritas kepengurusan MWCNU Candi Masa Khidmat 2026–2031. Salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah pembentukan Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) MWCNU Candi sebagai langkah memperkuat kemandirian ekonomi organisasi sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi warga Nahdliyin.

Di bidang pendidikan, LP Ma'arif MWCNU Candi berkomitmen memperluas pembinaan terhadap seluruh lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama. Pembinaan tidak hanya difokuskan pada Madrasah Ibtidaiyah (MI), melainkan mencakup seluruh jenjang pendidikan, baik sekolah maupun madrasah. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi pendidikan NU di Kecamatan Candi sekaligus meningkatkan mutu pendidikan secara berkesinambungan.

Musyawarah Kerja juga menghasilkan kesepakatan untuk mempererat kolaborasi antarlembaga sebagai fondasi utama keberhasilan program organisasi. Seluruh lembaga di bawah naungan MWCNU Candi didorong untuk meningkatkan kerja sama sesuai bidang tugas masing-masing sehingga pelayanan kepada jam'iyyah dan jamaah dapat berjalan lebih efektif. Sinergi tersebut melibatkan LP Ma'arif NU, LDNU, RMI NU, LPNU, LPPNU, LKKNU, LESBUMI NU, LAZISNU, LWPNU, LBMNU, LTMNU, LKNU, LTNNU, LPBI NU, serta LAKPESDAM NU agar setiap program dapat dilaksanakan secara terpadu, saling mendukung, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Lima Koordinator Bidang

Sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi, forum juga menyepakati pembentukan lima koordinator bidang yang berada di bawah koordinasi langsung Pengurus Harian MWCNU Candi. Masing-masing koordinator akan bertugas mengoordinasikan dan membina lembaga sesuai bidangnya, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama di Kecamatan Candi. Mekanisme ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas komunikasi, mempercepat pelaksanaan program kerja, serta memastikan seluruh kebijakan organisasi dapat diimplementasikan hingga tingkat ranting.

Dalam bidang sosial dan keagamaan, Musyawarah Kerja kembali menegaskan pentingnya kehadiran jam'iyyah dalam memberikan pelayanan kepada jamaah. Salah satu program prioritas yang disepakati adalah penyusunan dan penerbitan berbagai buku keagamaan, seperti kumpulan materi khutbah, panduan amaliah Nahdliyah, dan referensi keislaman lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh para khatib, imam, pengurus, maupun masyarakat luas.

Forum juga menetapkan program pendataan potensi sumber daya manusia (SDM) Nahdlatul Ulama di seluruh wilayah Kecamatan Candi sebagai dasar penyusunan kebijakan organisasi yang lebih tepat sasaran. Pendataan tersebut mencakup berbagai profesi dan kompetensi warga Nahdliyin, termasuk tenaga kesehatan. Data yang terkumpul diharapkan menjadi landasan dalam pembentukan serta pengembangan layanan kesehatan Nahdlatul Ulama yang mampu memberikan manfaat nyata bagi warga NU di Kecamatan Candi.

Seluruh keputusan yang dihasilkan dalam Musyawarah Kerja ini diarahkan untuk memperkuat kemandirian jam'iyyah dan jamaah melalui penguatan ekonomi organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan kelembagaan, optimalisasi pelayanan di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan kesehatan, serta penguatan kolaborasi antara MWCNU, lembaga, badan otonom, dan seluruh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama se-Kecamatan Candi.

Dengan berakhirnya Musyawarah Kerja Masa Khidmat 2026–2031, MWCNU Candi menegaskan tekad untuk melaksanakan seluruh keputusan yang telah disepakati sebagai pedoman dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun mendatang.

Semangat "Menggerakkan Potensi, Meneguhkan Komitmen Khidmat" diharapkan menjadi energi kolektif dalam mengoptimalkan seluruh potensi Nahdlatul Ulama di Kecamatan Candi sehingga terwujud organisasi yang semakin profesional, mandiri, kolaboratif, dan mampu menghadirkan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi jam'iyyah, jamaah, serta masyarakat. (jok)